AlamatRuko Robson C27 Jl. MH Thamrin No Lippo Cikarang, Bekasi +62-21-8911 761 info@grii-cikarang.org
PemesananDVD Khotbah dapat dilakukan via telp di 021 2605 1888 / 021 2937 1333 atau melalui counter sekretariat pada saat Ibadah Raya Hari Minggu. Bicara tentang hati adalah sesuatu yang amat dalam dan personal pada diri kita masing-masing. Orang-orang Farisi sibuk mengurusi hal-hal teknis, tetapi Tuhan Yesus mengerti isi hati mereka. Kita
Vay Tiền Nhanh. Shalom sobatku yang setia, berjumpa lagi kita pada kesempatan ini untuk belajar bersama dari bahan khotbah Kristen tentang “Melayani Dengan Sepenuh Hati”. Melayani merupakan tanggung jawab dari setiap orang percaya. Melayani juga sebagai bukti kedewasaan rohani seseorang yang mau dipakai oleh Tuhan menjadi alat kemulian-Nya. Karena melayani merupakan sebuah tanggung jawab maka melakukannya pun harus dengan sepenuh organisasi gereja masing-masing pasti sudah ada aturan-aturan atau kriteria-kriteria seseorang untu terlibat dalam pelayanan. Namun, saya tidak membawa kita pada aturan gereja tersebut karena itu sudah dibuat sesuai kebutuhan geraja masing-masing. Dalam bagian khotbah ini kita akan membahas larangan-larangan yang diberi tahu Alkitab,agar tidak dilakukan saat kita melayani. Baca Juga Menjadi Pelayan Kristus Yang BaikMELAYANI DENGAN SEPENUH HATI1 Petrus 52-3Melayani memiliki makna memelihara, mengasuh, mendidik,menjaga, memebri petunjuk, ada juga melayani. Diimplentasikan dalam pelayanan digereja berarti tugas memelihara iman jemaat, mengasuh dan memberi petunjuk dengan sepenuh hati, mendidik dan menjaga serta lebih dalam dari itu hingga memberi makan jemaat, ini bisa diharafiah kan benar-benar memberi makan atau makanan rohani yang dapat membatu pertumbuhan iman jemaat. Untuk itu diperlukan motivasi yang benar dalam melayani, bagaimana agar kita dapat melayani dengan sepenuh hati?I. Jangan Dengan Paksaan 2aMengapa dalam 1 petrus 52 ini dikatakan jangan dengan paksaan? Apakah ada orang yang melayani dengan terpaksa? Maksudnya ialah sebagai peringatan bagi kita agar tidak mendasari keputusan kita untuk melayani dengan unsur paksaan, melainkan sebaliknya dengan sukarela, sukahati dan sukacita sesuai kehendak Allah, agar kita mampu nenikmati setiap pelayanan yang kita lakukan unuk Jangan Karena Laba Yang Keji 2bProses dari Tuhan itu membuat kita yakin akan panggilan yaitu untuk “mengembalakan domba-Ku”seperti kata fireman Tuhan ini. Dan panggilan itu bukan menunjikan bahwa kita lebih hebat dibandingkan yang lain, tetapi agar kita yakin akan kuasa penyertaan Tuhan yang lebih besar dalam kehidupan kita. Mulailah menghargai berkat-berkat Tuhan dan mengunakan karuania yang ada pada kita untuk melayani Tuhan dengan motivasi yang benar tanpa mencari keuntunganIII. Harus Mampu Menjadi Teladan 3Karakter itu sangat penting dalam sebuah pelayanan, tanpa karakter yang baik apa yang dapat orang terima dari kita. Oleh karena itu setiap kita yang mengambil bagian dalam tugas melayani diwajibkan mampu menjadi teladan yang baik bagi semua orang, karena dari hal itulah kita dapat mempermuliakan Allah dalam kehidupan kita. Jangan seperti merasa lebih tinggi karena dipercayakan untuk melayani tetapi ambilah sikap rendah hati agar kita dapat menjadi teladan bagi kawanan domba dalam pelayanan bukanlah hal yang gampang, oleh karana itu tidak semua orang dapat melakukannya. Tetapi sebagai seorang yang telah menerima anugerah keselamatan kita harus terlibat dalam pelayanan. Carilah bentuk pelayanan yang sesuai dengan karunia masing-masing untuk membangun tubuh Kristus dan yang paling penting lakukanlah tugas melayani itu dengang sepenuh
Shalom sobatku yang setia, kembali lagi dengan bahan khotbah Kristen dan dalam kesempatan kali ini kita akan belajar tentang “Melayani Dengan Hati”. Selama ini kita menyadari tentang tanggung jawab kita sebagai orang percaya ialah terlibat dalam pelayanan. Pelayanan yang tidak disasari dengan pondasi yang benar maka juga akan berdampak buruk bagi kehidupan rohani kita. Jangan sampai kita sudah melibatkan diri dalam pelayanan, tetapi kita belum mengerti mengapa kita melayani atau apa dasar dari pelayanan yang kita bangun? Baca Juga Pekerja Kristus Yang MuliaMurid-murid yang saat itu, senantiasa terlibat dalam pelayanan bersama denga Yesus pun, belum menyadari mengapa mereka harus melayani dan masih mempertanyakan siapa yang paling terbesar dan berjasa di antara mereka. Maka dari itu Yesus dengan tegas menyampaikan, kita harus tau dasar dari pelayanan yang kita lakukan agar, segala sesuatu tidak menjadi Dengan HatiLukas 2224-30I. Melayani Karena Panggilan 26-28Dalam surat-surat rasul Paulus, Galatia 11; Ef. 11 selalu menyampaikan bahwa atas dasar kehendak Tuhan-lah kita mampu melayani. Mengapa kita melayani? - Tuhan sudah lebih dahulu melayani kita - Melayani adalah perwujudan melakukan perbuatan baik, yang Tuhan sudah persiapkan untuk kita. - Melayani adalah perwujudan kasih kepada Tuhan dan sesame - Melayani adalah yang terbesar Mat. 20 26-28II. Melayani Karena Mengenal Siapa Tuannya 29-30 - Cari tahu siapa yang kita layani, dengan tahu pribadi yang kita layani Maka Akan pahan harus bersikap seperti apa dan bagaimana - Melayani Raja di atas segala rajaIII. Melayani Yang Memaham Tujuan Yoh. 1226 - Akan dihormati Bapa - Menerima Upah 1 Kor. 314Dengan mengetahui dasar dari setiap hal yang kita lakukan dalam pelayanan maka kita dapat menikmati berkat dan buah dari hasil pelayanan kita. Teruslah melayani Tuhan dengan sepenuh hati, karena itulah bagian terbesar yang Tuhan mau dalam hidup kita. Amin.
khotbah tentang melayani tuhan